TANK YAHUDI REMUK, PEMBELI BATAL
khabarislam.wordpress.com. Serangan darat Israel ke Jalur Gaza menyertakan tank Merkava-4 sebagai tank generasi ke-4 yang sering digembar-gemborkan sebagai tank kebanggaan militer Israel, karena memiliki perlindungan paling canggih di dunia.
Pada demo kehebatan tank ini, para petinggi militer Turki dan Amerika terkagum-kagum. Sehingga Israel dapat kontrak penjualan 400 tank Merkava generasi mutakhir ini.
Tapi impian dapat duit banyak dan gebyar pamor itu pudar, karena saat melancarkan serangan darat untuk menggempur Hisbullah di Lebanon, Israel menanggung malu besar. Pasalnya, saat angkatan darat Israel tiga hari memasuki kawasan Khiyam dan Aita Syib di Lebanon, didahului serangan 35 tank Merkava-4. Dibanding luasnya Kota Khiyam, 35 tank besar seperti Merkava-4 jelas terlalu banyak. Tapi mungkin Israel pamer kehebatan tank kebanggaannya ini kepada publik dunia, terutama Turki dan Amerika yang mau membelinya.
Ternyata pasukan Hizbullah sayap Al Qassan berhasil menghancurkan 23 tank Merkava-4. Para jenderal pun kaget. Tentaranya di lapangan terheran-heran kenapa tank yang dibanggakan punya pelindung paling canggih di dunia itu bisa jumpalitan dan remuk redam. Tapi akhirnya misteri kehancurannya diketahui setelah para pejuang Al Qassan mengaku bahwa mereka meledakkan bom jenis ‘Shawaz 4’ pada Merkava-4.
Celakanya lagi, mereka yang menghancurkan 23 tank Merkava-4 hanya berjalan kaki saat melihat tank unggulan Israel itu patroli di Khiyan dan Aita Syib.
Menurut ‘Global Security’, tank Merkava-4 bisa membawa 6 personel. Ketika dihancurkan pejuang Hizbullah, ke-enam tentara Israel di dalamnya jadi bulan-bulanan bedil Kalashnykov dan RPG Hizbullah.
“Kami tidak mengerti bagaimana caranya tank-tank kami dapat hancur”, kata para serdadu Israel. Tapi berita kehancuran tank-tank Merkava-4 dan kekalahan tentara Israel di Lebanon tak hanya menimbulkan kegoncangan politik di Israel, tapi juga membuat Turki atau Amerika batal membeli 400 tank Merkava-4. Bahkan pemerintah Israel jengkel dan tak lagi memproduksi Merkava-4 yang dikembangkan sejak tahun 1970. Kerugian industri persenjataannya melebihi kerugian akibat peperangan itu sendiri.
Kini Merkava-4 diterjunkan ke Jalur Gaza untuk menghantam Hamas, namun Turki dan Amerika tetap tak melirik ke tank Yahudi itu. Diduga, Israel mengebom Rafah, karena dikhawatirkan bom ‘Shawaz-4’ Hisbullah mengalir ke Jalur Gaza.
Mei 11, 2011 pada 12:28 pm
smoga israel ikut hancur seperti tank mereka