Ratusan Ribu Orang Terjebak di Zona Perang
Akibat serangan tentara Pakistan terhadap pejuang Taliban, ratusan ribu orang terperangkap di zona pertempuran di lembah Swat
khabarislam.wordpress.com. Organisasi pemantau hak asasi manusia menyatakan pasukan pemerintah harus menghentikan pengepungan dan pemblokadean untuk membiarkan warga sipil keluar dari zona perang.
Menurut data pemerintah, sebanyak 2,3 juta jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka di lembah Swat, menyusul serangan militer Pakistan di wilayah pegunungan itu sejak beberapa pekan terakhir.
Diperkirakan masih ada 200.000 orang lagi yang terperangkap. Organisasi pemantau hak asasi manusia yang berbasis di AS menyatakan, warga yang terjebak itu terancam tidak mendapat suplai makanan dan obat-obatan yang memadai.
“Orang-orang terjebak di wilayah konflik lembah Swat. Mereka menghadapi masalah kemanusiaan kecuali jika pasukan pemerintah mencabut pemberlakuan jam malam yang sudah berlangsung selama beberapa pekan,” kata Brad Adams, direktur pemantau Human Right Watch (HRW) untuk wilayah Asia seperti dikutip Reuters, Selasa (26/5).
“Pemerintah tidak boleh membiarkan warga lokal dibiarkan terjebak tanpa makanan, air bersih, dan obat-obatan sebagai taktik untuk mengalahkan Taliban,” kata Adams dalam pernyataannya.
Pasukan masuk dari rumah ke rumah di wilayah perkotaan untuk mencari militan Taliban di kota utama Mingora. Pertempuran sengit juga masih berlangsung di lokasi yang juga menjadi tujuan wisata di Pakistan itu. Belum jelas sampai kapan penyerangan itu akan berakhir.