Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran Naik 20%

khabarislam.wordpress.com. Jakarta – H-2 Lebaran, harga bahan kebutuhan pokok dan sayur-sayuran mengalami kenaikan. Rata-rata kenaikan adalah 20% dari harga normal, kecuali gula, hingga banyak pedagang yang mengeluh.
Hasil pemantauan detikFinance di pasar Cijantung Jakarta Timur, Jumat (18/9/2009) siang, harga kebutuhan pokok stabil. Jika pun ada kenaikan tergolong wajar, karena memang sudah tradisi ada kenaikan harga menjelang Lebaran.
“Harga yang ada di pasar Cijantung semuanya normal. Ada kenaikan di beberapa jenis, seperti cabai merah, bawang putih, kentang, sama kacang panjang. Naiknya rata-rata 20% lah,”kata Omri, salah satu pedagang di pasar Cijantung.
Oki mengaku, kenaikan bahan-bahan di pasar sudah terjadi 5 hari kebelakang (13/9/2009). Harga cabai merah sudah berada di kisaran Rp32 ribu per kg. Padahal harga normalnya Rp 27 ribu per kg. Kenaikan juga terjadi pada bawang putih, yaitu Rp15 ribu per kg. Kentang berada pada harga Rp 8 ribu per kg. Untuk kacang panjang, yang harga normalnya Rp 8 ribu, menjelang Lebaran naik menjadi Rp 10 ribu.
Kenaikan yang paling mencolok adalah gula pasir. Setelah kenaikan yang cukup besar terjadi diawal Ramadhan, harga gula tidak kunjung menurun. Di pasar Cijantung gula dipatok Rp 460.000 per karung atau Rp 9.500 per kg.
“Semua kebutuhan pokok rata-rata tidak ‘naik, seperti kecap, sirup, kacang tanah olahan. Cuma gula saja yang masih tinggi (mahal). Untuk ibu rumah tangga biasa, harga segitu (Rp 9.500) sangat memberatkan,” ujar salah satu pedagang di pasar tersebut.
Sirup, yang banyak dibeli untuk kebutuhan lebaran, berada di harga Rp 14 ribu per botol. Untuk harga kecap manis normal, yaitu Rp 12 ribu per kemasan, dan kacang tanah olahan berharga Rp 15 ribu per bungkus.
Untuk harga ayam petelur di pasar Cijantung berada dikisaran Rp 28 ribu-Rp 30 ribu per ekor. Kepala ayam dan ceker (kaki) dihargai Rp 500 per potong, dan usus dipatok Rp 15 ribu per kg. “Ada kenaikan harga sedikit, yang sebelumnya Rp 25 ribu per ekor,” tutur pedagang ayam yang ditemui detikFinance .
Menurut sebagian pedagang, kenaikan harga masih normal. Karena menjelang Lebaran pasti ada kenaikan barang. “Kenaikan masih normal. Toh tarif angkutan juga naik,” pungkas Omri.