Sabtu Besok, Pemerintah akan Sidang Itsbat Penatapan 1 Syawal

eSidang akan dihadiri pakar hisab-rukyat, Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), Bakosurtanal dan ormas Islam

khabarislam.wordpress.com. Direktur Urusan Agama, Dr.H.Rohadi Abdul Fatah, di Jakarta, mengatakan, Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni dijadwalkan akan memimpin sidang Itsbat penetapan 1 Syawal 1430 H, Sabtu (19/9) sore di Operation Departemen Agama, Jl. Lapangan Barat No.3-4, Jakarta Pusat.  Sidang Itsbat penetapan 1 Syawal 1430 H akan dihadiri perwakilan Ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, Al Irsyad, Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islam (DDI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Selain itu, akan hadir pula duta-duta besar negara-negara berpenduduk muslim.

Rohadi menambahkan, sidang itsbat juga dihadiri para pakar hisab-rukyat, dan instansi terkait seperti Lapan, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Penetapan awal Ramadhan akan dilakukan berdasarkan perhitungan hisab dan rukyah.”Sama seperti tahun-tahun sebelumnya hampir di seluruh daerah melakukan ruyatul hilal,” ujar Rohadi.

Menteri Agama Maftuh Basyuni sendiri bebarapa waktu lalu mengatakan, pemerintah juga memperkirakan Idul Fitri akan jatuh pada 20 September 2009. Namun kepastiannya akan disampaikan pemerintah setelah melakukan sidang itsbat pada hari Sabtu, 19 September 2009.

“Pemerintah berharap sama, tanggal 20 September juga. karena dari data terakhir hilal sudah di atas ufuk,” kata Maftuh.

Hal yang bisa mengubah, menurut Maftuh, terjadinya mendung di sejumlah daerah yang menjadi patokan sehingga hilal tidak terlihat. “Mudah-mudahan tidak ada hujan atau mendung sehingga Lebaran kita bisa sama-sama. Pemantauan kami nanti diperkuat dengan peralatan canggih dari Boscha dan LIPI,” ujarnya.

Sementara Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH.Maruf Amin mengatakan, kemungkinan besar 1 Syawal jatuh pada Ahad, 20 September 2009. “Karena hilal pada Sabtu malam sudah mencapai 3 derajat sampai 5 derajat,” kata dia

Kemungkinan juga tak ada perbedaan pelaksanaan hari raya Idul Fitri. “Karena sudah di atas 2 derajat, kemungkinan semua akan menetapkan hari Ahad adalah hari raya. Kemungkinan tak ada perbedaan,” tambah dia. [dep/www.hidayatullah.com]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.