Kongres AS Tidak Mendukung Pidato Obama

Washington (SI ONLINE) – Kongres Amerika Serikat tidak mendukung pidato pembelaan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama yang menjelaskan keterlibatan militer AS di Libya. Pidato tersebut disampaikan Obama, Senin malam (28/3/2011) dihadapan anggota Kongres.
Sejumlah anggota kongres mengecam langkah pemerintahan Obama dalam menangani perkembangan di Libya. Ketua DPR AS, John Boehner, mengatakan setelah lebih dari seminggu intervensi militer Amerika dimulai, rakyat AS masih belum tahu tentang apa yang dimaksud Obama dengan sukses di Libya.
Kecaman justru paling banyak datang dari partainya sendiri. Petinggi Partai Republik, John McCain, mempertanyakan pernyataan presiden yang mengatakan tindakan lebih jauh dari penerapan zona larangan terbang di Libya dan memaksa pemimpin Muammar Khadafi turun dari kekuasaan adalah suatu kesalahan. Dia membandingkan keadaan itu dengan Irak.
Sementara dari Partai Demokrat sebagian besar juga menentang keras intervensi militer Amerika di Libya, terutama tanpa persetujuan Kongres.
Anggota DPR dari Ohio, Dennis Kucinich, mengatakan, “Amerika kini menjadi polisi dunia lagi, karena pemimpin kita menentukan kapan kita harus campur tangan. Saya rasa itu adalah posisi yang sangat berbahaya bagi kita.”
Mantan cawapres AS, Sarah Palin juga mengecam pidato Obama mengenai kebijakan AS terhadap stuasi Libya. Sarah Palin menyebut Obama kini sedang dilanda kebingungan sehingga membuat kebijakan yang sembrono. “Ini bukti “Doktrin Obama” penuh kekacauan dan patut dipertanyakan,”
Para pejabat pemerintah akan memberikan keterangan tentang Libya baik dalam sidang tertutup maupun terbuka di Gedung Kongres pekan ini. Anggota DPR dari kedua partai mengatakan akan meminta jawaban tentang perkiraan biaya dari misi militer tersebut.