NIC Ramalkan Islam Berjaya Tahun 2020

khabarislam.wordpress.com.

Oleh: Adi Wijaya
(Koordinator Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus Daerah Makassar)

Pergerakan Islam yang menuntut tegaknya syariat dan khilafah dianggap berafiliasi dengan organisasi teroris dunia. Pada saat yang bersamaan organisasi Islam yang cenderung moderat dan rela mengakomodasi bahkan mendakwahkan nilai-nilai barat difasilitasi keberlangsungan hidupnya dengan kucuran dana segar.

Yang namanya ramalan, bisa benar bisa juga salah. Namun bagaimana jika ramalan itu dihasilkan dari pengamatan perkembangan fakta yang begitu mendetail dan argumentatif serta dilakukan oleh institusi yang mempunyai kredibilitas tinggi di bidangnya?

Tampaknya hasil ramalannya perlu diperhitungkan dan dijadikan sebagai salah satu bahan kajian ilmiah. Itulah yang dilakukan oleh National Intelelligence Council’s (NIC) yang merilis sebuah laporan yang berjudul Mapping the Global Future. Walaupun dikeluarkan sekitar empat tahun yang lalu (Desember 2004) bisa jadi masih banyak umat Islam yang belum familiar dengan laporan ini.

Padahal salah satu point penting di dalamnya berisi tentang gambaran nasib umat Islam di tahun 2020. Dalam laporan ini diprediksi empat skenario besar dunia ditahun 2020, yaitu; Davod World: digambarkan bahwa pada tahun 2020 Cina dan India akan menjadi pemain penting ekonomi dan politik dunia.

Pax America: pada tahun 2020 dunia masih dipimpin oleh Amerika Serikat dengan Pax Americana-nya. Cycle of Fear (munculnya lingkaran ketakutan). Di dalam skenario ini respon agresif pada ancaman teroris mengarah pada pelanggaran atas aturan dan sistem keamanan yang berlaku.

Akibatnya akan lahir dunia Orwellian ketika pada masa depan manusia menjadi budak bagi satu dari tiga negara otoriter. A New Chaliphate: berdirinya kembali khilafah Islam, sebuah pemerintahan Islam global yang mampu memberikan tantangan pada norma-norma dan nilai-nilai global. Tegaknya khilafah adalah pertanda kebangkitan dan kemenangan Islam akan segera terwujud.

Terlepas dari apa sebenarnya tendensi dikeluarkannyaa ramalan peta politik dunia global 2020, mari bersama kita menilik point ramalan terakhir yaitu akan berdiri kembali kekhilafahan Islam. Semua dunia tahu bahwa ketika khilafah tegak, maka akan ada kekuatan global dunia baru yang memiliki titik sentrum dari pusaran ideologi Islam.

Sebenarnya istilah khilafah (imamah) dalam politik dan sistem pemerintahan Islam bukanlah sesuatu hal yang baru. Hanya saja keterputusan kaum Muslimin dalam memahami sejarah yang menjadikan istilah ini asing terdengar.

Secara ringkas khilafah dapat didefinisikan sebagai kepemimpinan umum atas seluruh kaum Muslimin untuk menerapkan hukum-humum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Dari definisi ini terlihat begitu pentingnya peran institusi khilafah sebagai fasilitator yang akan menerapkan hukum-hukum Allah dan mendakwahkannya hingga ke pelosok terpencil dunia sekalipun.

Semakin Benderang

Kebangkitan Islam tak ubahnya seperti “raksasa perkasa” yang siap menghancurkan pilar-pilar peradaban barat yang telah nyata menyengsarakan dunia. Sayangnya raksasa itu saat ini sementara tertidur lelap. Untuk itu setiap usaha yang berusaha untuk membangunkan raksasa peradaban baru (baca: Islam) harus dibendung, bagiamnapun caranya.

Kaum imperialis barat tentunya telah belajar dari para pendahulunya yang sukses menemukan formula jitu nan ampuh yang dapat mencegah kebangkitan umat Islam. Formula ini yang diwariskan oleh Lord Carzen, menteri luar negeri Inggris pada tahun1924. Pada saat itu Ia dengan lantang mengatakan, umat Islam tidak akan pernah bangkit lagi. Karena kita telah menghancurkan kekuatan spiritualnya yaitu Islam dan Khilafah.

Namun ketika usaha untuk mematikan cahaya agama Allah terus dilakukan, justru Allah Yang Maha Kuasa berbuat sebaliknya. Cahaya agama Allah semakin lama semakin benderang. Riak-riak kebangkitan Islam mulai muncul. Kaum Muslimin sudah jenuh dengan pola kehidupan di bawah kungkungan sistem kapitalisme dan ingin segera berhijrah menuju sistem Islam.

Umat Islam pun semakin sadar akan pentingnya mewujudkan institusi politik (khilafah) yang akan menjaga kehormatan seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Kebencian terhadap peradaban barat sejalan dengan kesadaran umat untuk menerapkan syariat Islam.

Hasil survey oleh Pew Research Centre (lembaga riset Independen terkemuka di Washington) menunjukkan bahwa 66 persen responden Indonesia membenci Amerika Serikat. Angka ini sejalan dengan 53 persen responden Indonesia yang menginginkan dilaksanakannya kewajiban menjalankan syariat Islam.

Fakta ini semakin mengusik dan merisaukan negara imperialis barat yang saat ini masih berdiri dan berusaha keras untuk tetap memimpin dunia.

Kerisauan ini secara terang-terangan dikumandangkan Bush dalam pidatonya pada konvensi tentara Amerika ke-89 pada bulan Agustus 2007. Ia menyatakan bahwa ada kelompok ekstrimis yang berkeinginan untuk menjejalkan visi gelap yang sama sepanjang Timur Tengah dengan menegakkan kekhilafahan radikal dan penuh kekerasan yang wilayahnya membentang dari Spanyol ke Indonesia.

Artinya seorang Bush pun yakin bahwa kebangkitan Islam global akan segera kembali ditandai dengan tegaknya khilafah yang dianggapnya sebagai institusi radikal.

Ketakutan Presiden AS, Bush dan negara imperialis lainnya sangatlah beralasan. Mereka sadar dengan sepenuh hati bahwa ketika umat Islam diseluruh penjuru dunia bangkit, itu berarti mereka harus segera menggulung tikar dari kancah peradaban dunia dan menuai kebangkrutan akibat hancurnya peradaban kapitalis yang telah mereka bangun dan menjadikannya alat untuk mengeksploitasi negeri kaum Muslimin.

Akhirnya dengan sangat terpaksa mereka harus menyerahkan kendali kepemimpinan dunia kepada umat Islam. Seperti apa yang terjadi pada masa-masa kejayaan Islam 14 abad silam.

Maka jangan kaget jika negara imperialis barat selalu menggelontorkan kampaye-kampaye negatif terhadap penerapan syariat Islam secara kaffah. Syariat Islam pun tak jarang dicitrakan sebagai aturan yang kejam dan menindas.

Nahkoda Peradaban

Pergerakan Islam yang menuntut tegaknya syariat dan khilafah dianggap berafiliasi dengan organisasi teroris dunia. Pada saat yang bersamaan organisasi Islam yang cenderung moderat dan rela mengakomodasi bahkan mendakwahkan nilai-nilai barat difasilitasi keberlangsungan hidupnya dengan kucuran dana-dana segar.

Jika betul prediksi NIC terwujud di tahun 2020, maka umat Islam dalam satu kepemimpinan global akan menjadi negara super power yang memegang kendali atas 60 persen deposit minyak seluruh dunia, Boron (49 persen), fosfat (50 persen), strontium (27 persen), timah (22 persen) dan sekaligus menguasai potensi uranium terbesar dunia. Bahkan bukan tidak mungkin kaum Muslimin kembali menjadi nakoda peradaban dunia seperti dulu kala ketika khilafah Islam masih berdiri.

Pada saat itu umat Islam betul-betul tampil sebagai umat impian yang mampu menjadi garda terdepan memberikan jawaban terhadap setiap problematika umat yang muncul dengan solusi yang cemerlang sekaligus mampu menyatukan dunia dan menggiringnya pada gerbang kesejahteraan.

Semua ini dapat terwujud karena pada saat itu umat Islam mampu mengelaborasi konsep-konsep Islam yang berkaitan dengan ekonomi, pemerintahan, politik, pendidikan kemudian mengejawantahkannya dalam konstitusi negara.

Kedahsyatan konsep Islam ini tak akan ada artinya jika tidak difasilitasi penerapannya oleh sebuah institusi negara. Dan institusi negara inilah yang diramalkan oleh NIC untuk tegak kembali di tahun 2020.

Ternyata bukan hanya NIC yang meramalkan kebangkitan Islam akan tegak kembali di bawah kawalan institusi khilafah. Namun hal yang serupa pernah diramalkan oleh Rasulullah saw 1400 silam.

Melalui hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanadnya yang shahih, Rasulullah telah menyatakan bahwa, akan kembali masa kekhilafahan sesuai yang dicontohkan oleh Rasul (khilafah ala min hajin nubuwah).

Jika NIC saja yakin Islam akan kembali jaya dan menguasai kepemimpinan dunia global dengan khilafah, lalu apa lagi yang membuat kita ragu untuk kembali kepada syariat dan berjuang bersama mewujudkan khilafah sesuai manhaj kenabian? Cukuplah janji Rasulullah yang menjadi penyemangat perjuangan menuju penerapan syariat Islam.

Taken from Koran Tribun Timur

Jumat, 9 Januari 2009

Iklan

13 Tanggapan to “NIC Ramalkan Islam Berjaya Tahun 2020”

  1. saya yakin islam akan jaya kembali, dalam massa yang dekat ini, dan itu semua berawal ketika islam mau merenungkan kembali akan al’quran – assunnah dan ketika al’quran-assunnah menjadi fenomena yang tak habis di bicarakan orang-orang di seluruh dunia.

  2. allahu akbar

  3. saatnya kejayaan islam kembali?

  4. allahu akbar umat islam bersatu umat islam berjaya mari bersatu untuk umat islam

  5. Avatar Santuso Says:

    Asia, Eropa, Emerika (barat) danEfrika
    Dahulu kala ke-4 negara hidup dengan damai. Namun semua berubah saat negara barat menyerang. Hanya Avatar (khalifah) ketua dari ke-4 negara itu yang mampu menghentikannya, namun saat dunia membutuhkannya, dia menghilang. Hampir seratus tahun telah berlalu tanpa adanya Avatar yang mampu mengayomi rakyat, negara barat telah mampu berkuasa di hampir seluruh penjuru dunia dengan sistemnya yang sangat menyengsarakan rakyat. Suatu ketika aku dan saudaraku menemukan suatu gerakan baru yang berusaha untuk mendirikan kembali negara Perdamaian Dunia (Khilafah). Walaupun kemampuannya sangat luar biasa, tapi aku yakin kami pasti mampu membangun negara itu dan menemukan Avatar baru yang akan memimpin dunia.

    • Perkiraan Skenario tahun 2020, Imam Mahdi + Dajjal datang

      Ada suatu hadis yang maksudnya seperti ini : umur umat nabi adam => umat nabi nuh = 1000 tahun umur umat nabi nuh => umat nabi ibrahim = 1000 tahun umur umat nabi ibrahim => umat nabi Musa = 1000 tahun Umur Umat nabi Musa => umat nabi isa = 1500 tahun Umur umat nabi Isa => umat Nabi Muhammad = 600 tahun Umur Umat Nabi Muhammad => Hari Kiamat = 900 tahun 6000 tahun

      Nah dari sini,,kita boleh lihat umur manusia di dunia hanya 6000 tahun saja, atau 6 hari Akhirat di mana ( singkat ya???) 1 hari akhirat = 1000 tahun dunia dan perlu diketahui, dunia ini sudah ada sejak 18 milyar tahun yang lalu,,jadi,, perbezaan manusia di bumi hanya : = 3,3 jam saja ( widih,,,,lebih singkat lagi…)

      Nah,,lanjut ke masalah kemunculan imam Mahadi. Seperti yang sudah kita lihat tadi, umur umat nabi Muhammad sampai ke hari kiamat ( dihitung sejak tahun kerasulan beliau ) adalah 900 tahun,,tapi itu Cuma pembulatan ke bawah .. tapi angka ini biasanya diganti dengan jumlah 1000 tahun,,, kemudian ada salah satu hadis yang menyebutkan, “ semoga umat ini ( umat Nabi Muhammad SAW ) dipanjangkan sampai setengah hari “ ,,,maksud setengah hari disini adalah setengah hari akhirat, jadi sama dengan ?? ( pinter..!!) Ya sama dengan 500 tahun dunia… So,,umur umat nabi Muhammad => 1000 + 500 = 1500 tahun Nah,,,sekarang kita bandingin dengan tanggalan hijriah,,

      Angka 1500 tahun itu kan, dihitung dari tahun setelah kenabian beliau,,sedangkan kalender hijriah, diambil mulai hijrahnya beliau ke madinah,,,jadi antara tahun kenabian dengan hijrahnya beliau masih ada jarak,,yakni masa kerasulan beliau di makkah,,,iaitu selama kurang lebih 12 tahun Jadi,,kalo kita mau jadiin ke kalender hijriah :

      1500 – 12 = 1488 Hijrah Nah, menurut perhitungan di atas, maka hari kiamat akan terjadi pada tahun 1488 Hijrah atau sekitar tahun 2067 Masihi ( waduh…dikit lagi neyh,,..) Ok lanjut tentang prediksi tahun kedatangan Imam Mahadi,,,,

      Ada sebuah hadis yang maksudnya, “ setelah Imam Mahadi di turunkan, maka bumi akan diliputi kemakmuran, sampai-sampai harimau dan domba akan makan rumput bersama di padang rumput yang sama, dan masa kemakmuran ini akan berlangsung selama 7 tahun. “

      Dan setelah masa kemakmuran yang selama 7 tahun itu, akan muncul asap yang memenuhi timur dan barat, dimana setiap orang yang beriman, apabila menghirup sedikit saja asap tersebut, maka dia akan meninggal. Jadi pada masa ini, terjadi pembantaian umat islam ( bukan pembantaian sebenarnya, kerana maksud Allah disini, Cuma mahu habiskan umat islam, biar mereka merasai pedihnya hari kiamat) jadi yang tersiksa hanyalah orang-orang kafir saja yang akan merasakan pedihnya hari kiamat.

      Nah,,kan yang tersiksa Cuma orang-orang kafir saja. Maka kehidupan pada masa itu akan kacau balai, karena kehancuran akhlak dan moral mereka yang tidak mengenal dan memahami islam. Masa-masa kacau ini akan berlangsung selama 40 tahun, hingga Allah memerintahkan malaikat israfil untuk meniupkan sangkakala yang pertama, hingga akhirnya terjadilah kiamat. Dan orang-orang kafir tersebut akan merasakan pedihnya hari kiamat.

      Nah,,,dari dalil-dalil yang di atas,,bisa diambil kesimpulan : 1. setelah Imam Mahadi di baiat, dan kemudian Nabi Isa pun turun ke bumi di menara putih di damaskus, dan kemudian hadir ketika akan dilaksanakan sholat subuh bersama imam Mahadi, dan imam Mahadi yang menjadi imamnya. Sesuai solat subuh, ketika gerbang makkah dibuka, maka sudah bersiap Dajjal bersama pasukannya di luar. Dan kemudian tiba-tiba mereka pun jatuh seperti air yang meleleh, dan kemudian Dajjal pun mati dengan perantaraan ditombak oleh nabi Isa 2. Dajjal Mati = 7 tahun kemakmuran islam => penghabisan umat islam 3. Umat islam habis => 40 tahun orang kafir tersisa = > hari kiamat

      Nah, sekarang kita balik ke pelajaran matematika…. Tadi angka yang udah kita dapet adalah 1488 H ( yakni waktu terjadinya hari kiamat ) Kemudian seperti yang tertera di poin nomor 3, sebelum terjadi kiamat, umat islam akan dihabiskan dan tersisa orang kafir saja,,,masa ini terjadi selama 40 tahun,,nah jadinya : 1488 – 40 = 1448 H kemudian setelah Imam Mahdi di baiat, akan terjadi masa-masa kemakmuran selama 7 tahun,,, jadi, Imam Mahdi akan dibaiat : 1448 – 7 = 1441 Hijriah Atau => 1441 Hijriah = 2020 Masehi

      Dunia dikejutkan kembali dengan kehadiran seorang manusia yang mengaku sebagai penjelmaan Tuhan (yang dengan beraninya mengatakan “Aku adalah Brahma, Aku adalah Allah, Aku adalah Yesus, …), ya… dia adalah Sai Baba yang dituduh oleh sebagian umat Islam sebagai Dajjal. Dari segi fisik dan ciri-ciri keajaiban yang ditampilkannya sangat mirip sekali dengan dajjal yang disebutkan dalam hadits Ahlusunnah. Contohnya adalah bahwa dajjal itu dapat menghidupkan orang mati, meciptakan gunung makanan, menyembuhkan berbagai penyakit, mengaku Tuhan (titisan Tuhan), membenarkan al-Quran, dll. Semua ciri tersebut ada pada diri Sai Baba, Bahkan menghidupkan orang mati dapat ia lakukan juga, dan itu bukan isapan jempol semata, hal itu disaksikan oleh ribuan pengikutnya.

      Yang lebih menghebohkan dari Sai Baba ini adalah bahwa ia mengaku akan kembali lagi kedunia (menjelma kembali) dalam bentuk atau wajah yang mirip Yesus (Nabi Isa) pada Tahun 2020!!! Sungguh suatu kebetulan yang luar biasa bahwa ramalan orientalis dan pengakuan Sai Baba berada pada tahun yang sama. Orientalis mengatakan bahwa kekhalifahan akan terbentuk tahun 2020, sedangkan Sai Baba mengatakan bahwa dirinya akan menjelma kembali pada tahun 2020 juga. (Lengkapnya baca buku”Dajjal Sudah Muncul dari Khurasan”)

      Lantas, timbul pertanyaan kalau seandainya (ini baru seandainya lho…) ramalan orientalis dan pernyataan SaiDajjal) itu benar dan dapat dibuktikan. Siapakah Khalifah umat Islam yang memimpin kekhilafahan tersebut? dari hadits-hadits yang ada, kita mengetahui bahwa Dajjal itu akan berperang melawan Imam Mahdi as. Dan kalau benar Sai Baba itu adalah Dajjal dan dia akan datang (menjelma kembali) pada tahun 2020 maka saya cenderung mengasumsikan bahwa pemimpin kekhilafahan Islam kala itu (yang kata orientalis akan muncul tahun 2020) adalah Imam Mahdi as.

      Dari sini lantas muncul pertanyaan kembali, kalau benar Dajjal (Sai Baba) itu sudah dan akan datang, dan kekhilafahan itu akan terbentuk dalam waktu dekat ini, lalu bagaimana dengan Imam Mahdi as.? apakah ia sudah ada? Apakah ciri-ciri kedatangan(kembali)nya sudah ada?

      Analisis yang mengejutkan kembali terungkap lagi, dan kali ini datang dari orang-orang yang mengklaim sebagai para pengikut Al-Quran dan Ahlul Bayt Rosulullah saww. Dalam hadits yang diriwayatkan baik melalui jalur Ahlusunnah ataupun Ahlul Bayt, disebutkan bahwa sebelum kedatangan Imam Mahdi as. Maka di Persia (Iran sekarang) akan muncul seorang pemimpin negeri Persia yang berasal dari keturunan Nabi saww. (seorang sayyid) yang memiliki pipi berlubang (kempit), tangan kanannya cacat, dan ia dalah pemimpin terakhir dari Persia yang bernama Sayyid al-Khurasani. Selain itu akan muncul juga seseorang yang bernama Syu’aib bin Shaleh yang merupakan seorang panglima perang Persia dibawah komando Sayyid al-khurasani. Syua’ib bin Sholeh disebutkan memiliki ciri berjenggot tipis, ahli politik (siyasah), dan setelah kedatangan Imam Mahdi as. Ia akan diangkat menjadi panglima perang Imam Mahdi.

      Fantastik! Ciri-ciri yang dimiliki oleh Sayyid al-Khurasani tersebut memiliki kemiripan dengan Pemimpin tertinggi Iran saat ini Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i. Imam Khamene’i memiliki pipi yang kempit dan tangan sebelah kanannya cacat,dan beliau juga adalah pemimpin Iran (Persia), cocok bukan? Hal ini diperkuat dengan keberadaan Presiden Mahmoud Ahmadi Nejad yang memiliki ciri-ciri mirip dengan panglima perang Sayyid al-Khurasani, yaitu Syuaib bin saleh (berjenggot tipis dan ahli politik serta panglima perang). Kalau kita lihat fungsi dari Pemimpin tertinggi RII Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i maka ia adalah pemimpin Iran pada saat ini dan Mahmoud Ahmadi Nejad berada pada kedudukan dibawah Imam Khamene’i yaitu sebagai presiden yang berarti juga adalah sebagai panglima atau pemimpin perang.Jadi Sayyid al-Khurasani = Imam Khamene’i Syuaib bi Saleh = Ahmadi Nejad Dajjal = bisa jadi Sai Baba

      Nabi SAW bersabda: ” Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 dajjal(pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya.” Saat kemunculan Al-Masih Ad-Dajjal mungkin sudah sangat dekat, karena sudah banyak sekali pengikutnya dan ajarannya saat ini, seperti mengatakan semua agama sama dimata Tuhan, karena diawal kemunculannya ia mengatakan semua agama memiliki tujuan yang sama dengan dalih ajaran kasih sayang, kemudian menganjurkan/ membolehkan menyembah patung berhala, dan pengikutnya banyak yang memiliki sifat sadisme. Beberapa saat yang lalu kita juga dihebohkan dengan dengan kemunculan nabi-nabi palsu dan ajaran2nya yg sesat seperti Al-Qiyadah, Ahmadiyah, Sekte Kerajaan langit/Eden, Daeng Tawu, dan lainnya. Sejak zaman kekhalifahan juga sudah ada Musailamah dan pengikutnya, dajjal Samiri(sehingga skrng Amerika dipanggil paman Sam). Mungkin orang seperti Musailamah, Ahmadiyah, dsb yg dimaksud Rasul sbg 30 dajjal pendahulu sebab hanya mengaku sbg utusan Tuhan saja. Sebab hanya dajjal besar saja yg mengaku sbg Tuhan semesta alam, sebuah klaim yg belum pernah dilakukan dajjal-dajjal sebelumya. Bisa jadi Sai Baba ini sbg dajjal besar, klo benar itu terjadi maka bisa jadi Imam Mahdi akn muncul ditahun yg sama.

      Al Mahdi mempunyai tiga tugas dasar: 1. Menghancurkan seluruh sistem filsafat yang mengingkari keberadaan Allah dan mendukung ateisme. 2. Memerangi takhayul dengan membebaskan Islam penindasan orang-orang munafik yang telah menyimpangkan agama, dan kemudian mengungkap dan melaksanakan akhlak Islam sejati yang didasarkan pada aturan Al Qur’an. 3. Memperkuat seluruh dunia Islam, baik secara politik maupun sosial, dan kemudian mengembangkan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan serta memecahkan berbagai masalah kemasyarakatan.

      Menurut sejumlah besar hadits, Nabi ‘Isa AS akan turun ke bumi pada waktu bersamaan dan akan menyeru seluruh pemeluk Kristen dan Yahudi, khususnya, untuk meninggalkan berbagai kepercayaan takhayul yang diyakini oleh mereka pada saat ini dan hidup menurut Al Qur’an. Ketika pemeluk Kristen telah mendengarkannya, umat Islam dan Kristen akan bersama di bawah satu keimanan dan dunia ini akan mengalami zaman perdamaian, keamanan, kebahagian, dan kesejahteraan terbesar yang dikenal sebagai Masa Keemasan.

      Tanda-tanda kemunculan Imam Mahdi

      *Penyimpangan mendalam Sementara lingkungan yang menyimpang justru dapat membuat orang-orang beriman dengan iman yang kuat meningkat keimanan dan kesabaran mereka, dan pahala mereka di Hari Akhirat, lingkungan seperti ini menyebabkan orang-orang dengan iman yang lemah dan dangkal menjadi kehilangan keimanan mereka atau semakin memperlemahnya. Al Mahdi akan datang ketika lingkungan yang menyimpang ini sudah sangat dalam dan parah. Al Mahdi, salah satu kaumku, muncul sebagai manusia dengan ridha Allah, saat Hari Pembalasan sudah dekat dan melemahnya hati orang-orang beriman karena kematian, kelaparan, dan hilangnya sunah, dan munculnya kemajuan teknologi dan hilangnya makna memerintahkan kebenaran dan melarang kemungkaran. Kemakmuran dan keadilannya akan memudahkan hati orang-orang yang beriman, dan persahabatan serta saling mencintai akan menyelesaikan perselisihan di antara bangsa-bangsa non-Arab dan Arab. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-burhan fi ’Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, halaman. 66) Kekacauan, penyimpangan, dan ketakutan akan muncul di Barat …. Penyimpangan akan meningkat pesat. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)

      *Larangan agama yang mendapatkan penerimaan Gaya hidup yang marak pada masa sekarang, yang telah menyebar begitu luas dalam beberapa dekade terakhir, dan tidak membuat perbedaan yang jelas antara apa yang dilarang dan diperbolehkan oleh agama, dan justru mentolerir segala jenis penyimpangan, mencerminkan lingkungan

      *Gerhana bulan dan matahari di bulan Ramadhan

      Ada dua tanda untuk kedatangan Al Mahdi … Yang pertama adalah gerhana bulan di malam pertama Ramadhan, dan kedua adalah gerhana matahari di pertengahan bulan ini. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 47)

      Akan ada dua gerhana matahari di bulan Ramadhan sebelum kedatangan Al Mahdi. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi) … Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya …. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 37)

      Telah sampai kepadaku bahwa sebelum Al Mahdi datang bulan akan gerhana dua kali di bulan Ramadhan (Diriwayatkan oleh by Abu Nu’aym in al-Fitan)

      Yang menarik di sini adalah, tidak mungkin akan ada dua gerhana matahari dan gerhana bulan dalam satu bulan. Hal ini tidak dapat terjadi pada keadaan biasa. Akan tetapi, sebagian besar tanda-tanda Hari Akhir merupakan peristiwa-peristiwa yang dapat dijangkau dan diwujudkan oleh pikiran manusia, dan tergantung pada alasan tertentu. Apabila peristiwa-peristiwa ini dianalisis lebih lanjut, sejumlah perbedaan menjadi jelas. Yang terbaik dilakukan dalam keadaan seperti ini adalah menentukan hal-hal yang menjadi kesepakatan. Dugaan yang ada adalah sebagai berikut: akan ada gerhana matahari dan bulan selama bulan Ramadhan. Keduanya akan berjarak sekitar 14-15 hari dan gerhana-gerhana ini akan berulang dua kali.

      Sejalan dengan perhitungan ini, ada sebuah gerhana bulan pada tahun 1981 (tahun Hijriyah 1401) pada hari ke-15 bulan Ramadhan dan gerhana bulan pada hari ke-29 pada bulan tersebut. Ada pula sebuah gerhana bulan “kedua” pada tahun 1982 (tahun Hijriyah 1402) pada hari ke-14 bulan Ramadhan dan gerhana matahari pada hari ke-28 pada bulan tersebut.

      *Munculnya sebuah komet Sebuah bintang dengan ekor bercahaya akan muncul dari Timur sebelum munculnya Al Mahdi. (Ka’b al-Ahbar)

      Sebuah komet akan muncul di Timur dengan mengeluarkan cahaya sebelum tiba. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 53) Munculnya bintang itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32). Seperti yang disebutkan oleh sejumlah hadits,

      Pada tahun 1986 (1406 Hijriyah), komet Halley melintasi bumi. Komet ini merupakan sebuah bintang terang bersinar yang melintas dari Timur ke Barat. Ini terjadi setelah gerhana matahari dan bulan pada tahun 1981 dan 1982 (1401-1402 Hijriyah).

  6. Allahuakbar, hancur Negeri Barat terutama kaum2x Yahudi!

  7. Berlaku SunnatuLLoh ,ada keruntuhan ISLAM pasti ada kebangkitan Islam.wahai saudara2 q umat islam,ayo sadar dan bangkitlah..dengar dan penuhilah seruan Alloh dan Rosul-Nya utk berjama’ah dan berjihad menegakkan Islam menuju KBANGKITAN ISLAM&UMAT ISLAM.

  8. Umat islam bangun&bangkitlah,jngn trlelap dlm perselisihan&pertikaian antar madzhab,utamakan persatuan umat,walau kalian bda pendpt&madzhab.jngn habiskan masa hdup qt di dunia utk saling hujat,mencela,menyerang&brmusuhan sesama muslim hanya karna prbdaan.

  9. abu azzam Says:

    ALLAHUAKBAR, ORANG KAFIR YAKIN AKAN KEBANGKITAN ISLAM & KETAKUTAN MEREKA PADA TEGAKNYA KHILAFAH. TAPI ORANG ISLAM “YANG MENGAKU USTADZ” DARI PARTAI “YANG MENGAKU ISLAM” SEPERTI TIDAK PEDE UNTUK IKUT BERJUANG, MEREKA MALAH IKUT2AN MEMPERJUANGKAN SISTEM KUFUR.

  10. Gara-gara umat islam banyak Golput,,sekarang

    pemimpin2 anti Islam…berkuasa..

    gimana,,nih ?

  11. 3 tahun lagi, melihat situasi sekarag jd merinding

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: