Selamatkan Awak F-15, Warga Sipil Malah Ditembaki Militer AS

alt

Tripoli (SI ONLINE) – Pasukan AS menembaki warga sipil Libya hingga melukai enam orang saat akan menyelamatkan dua kru jet tempur F-15E Eagle yang jatuh di dekat Kota Benghazi, Libya  pada Senin malam (21/3/2011).

Saksi mata yang datang untuk melihat lokasi pesawat tempur AS yang jatuh menyatakan, sebuah helikopter AS datang ke lokasi pesawat jatuh dengan menembakkan senjata, tembakan tersebut membuat warga desa yang menonton dan bermaksud memberikan pertolongan panik dan enam orang terluka. Beberapa di antaranya dilarikan ke rumah sakiti.

Omar Sayid, Seorang kolonel polisi militer yang saat itu berada di lokasi kecelakaan saat di wawancarai Channel Four News, Rabu(23/3/2011) mengatakan “kami terganggu dengan penembakan itu, karena jika mereka akan memberi kita kesempatan, kita akan menyerahkan kedua pilot itu kepada mereka (AS). Tembakan itu membuat panik,” ujarnya.

Satu awak pesawat tempur AS bersembunyi di sebuah kandang domba sebelum ditemukan oleh pasukan pemberontak. Pemberontak memeluknya, memberinya minum jus dan makanan, dan membawanya ke Benghazi. Sedangkan awak lainnya juga diselamatkan warga.

AS lalu menyelamatkan mereka dengan mengirimkan 12 personel marinir dengan menumpang dua helikopter Osprey berukuran besar. Upaya penyelamatan inilah yang diwarnai insiden penembakan kepada para warga desa yang membantu kedua awak pesawat yang jatuh.

Hamid Moussa el-Amruni, pemilik peternakan tempat awak pesawat tempur AS bersembunyi, mengatakan bahwa ia sendiri mengalami luka di kaki dan punggung akibat terkena pecahan peluru.

Korban lainnya, Hamad Abdul Ati, kakinya harus di amputasi, sedangkan anaknya terkena pecahan peluru di tangan. “Mengapa ini terjadi? Mobil saya hancur, rumah saya rusak. Kami baru saja menyelamatkan awak kedua dan menaruhnya kemanapun ia ingin di tempatkan dilokasi yang aman. Bahkan awak yang lain, kami sambut dia dengan perayaan,” kata Abdul Ati.

Sementara itu, Kapten Richard Ulsh dari Marinir AS membantah pemberitaan yang menyebutkan pasukan AS menembaki hingga melukai beberapa warga sipil tersebut.

SUmber

khabarislam. Inilah penjajah yang seungguhnya, mereka Amerika dan sekutunya yang menyerang libiya atas nama menyelamatkan warga sipil dari pembantaian qadafi, ternyata tidak lah murni bahkan jauh dari panggang bahwa dalih para sekutu itu menyelamatkan warga sipil. kenytaan yang ada sperti itulah. musuh islam tidak akan pernah menolong dan berhenti memusuhimu sehingga kalian mengikuti apa yang mereka ikuti. itulah sesungguhnya musuh bagi kita sangatlah nyata di hadapan kita. akan kah kita tetap merasa tidak tahu atas musuh-musuh islam itu. Allahpasti akan memberikan pertolongannya kepada orang-orang  yang telah menolong agamanya. khilafah pasti akan segera tegak dan akan menyelamatkan seluruh negri-egri muslim beserta kaum muslim dari penjajahan ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: