Don Bosco College Larang Penggunaan Jilbab

alt

khabarislam.wordpress.com. Imane Mahssan, seorang gadis berumur 15 tahun mengadukan sekolahnya, Don Bosco ke pengadilan setempat.

Pasalnya, sekolah Don Bosco College di Volendam itu melarangnya mengenakan jilbab di sekolah dengan alasan tidak sesuai dengan karakter katolik sekolah tersebut. Pengadilan di Zaandam, Belanda, sedang menangani kasus pelarangan jilbab ini, Senin (28/3/2011).

Imane juga sudah mengadukan kasusnya ke Commissie Gelijke Behandeling (CGB), organisasi HAM yang ingin memberantas ketidakadilan. Walaupun CGB menyatakan Imane berhak memakai jilbab. Namun sekolah Don Bosco College tetap melarangnya memakai jilbab.

Sebelumnya, politisi sayap kanan, Geert Wilders, pemimpin Partai Kebebasan (PVV), telah memimpin kampanye menentang Muslim di Belanda. Dia berkampanye untuk menghentikan apa yang ditudingnya sebagai “Islamisasi di Belanda”.

Wilders telah menyerukan pelarangan terhadap Burqa, Jilbab, Kitab Suci Al-Qur’an dan menyebutnya sebagai “fasis”. Bahkan pada tahun 2008, Wilder merilis sebuah dokumenter yang menuduh Al-Qur’an menyulut kekerasan.

Hal yang sama juga diserukan oleh Jeanine Hennis, seorang anggota legislator dari partai liberal (VVD), Ia juga mengkampanyekan pelarangan wanita Muslim mengenakan jilbab di tempat-tempat umum di Belanda.

Wanita Muslim dengan jilbabnya di Belanda telah berada di bawah badai sorotan semenjak Perancis mulai memberlakukan pelarangan jilbab pada tahun 2004.

Sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: