Ba’asyir: Pelaku Bom Sakit Jiwa

khabarislam.wordpress.com. Amir Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) Ustadz Abubakar Ba’asyir menilai tidak ada dalil dalam ajaran Islam yang membenarkan pemboman masjid, apalagi saat ada jemaah yang tengah melakukan shalat di masjid itu. Ba’asyir menilai pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikro di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, adalah kafir.

“Tidak ada dalil-dalil di dalam agama Islam yang boleh melakukan macam itu. Orang sedang shalat kok dibom. Kalau dibilang semua polisinya kafir, tetapi dzohir-nya shalat. Itu jelas menyalahi,” kata Ba’asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (18/4). Ia dimintai komentarnya mengenai aksi bom bunuh diri di Cirebon.

Ia sependapat dengan pihak yang menilai pelaku mengalami gangguan jiwa. Menurut ia, tidak mungkin orang yang paham ajaran Islam melakukan hal itu. “Enggak mungkin kalau pemuda yang ngerti agama seenaknya berani begitu,” katanya.

Seperti diberitakan, pelaku yang diduga M Syarief menerobos masuk membawa bom yang dimasukkan ke dalam tas ketika puluhan jemaah yang sebagian besar anggota Polresta Cirebon tengah shalat.

Bom berdaya ledak rendah melukai 31 orang yang mayoritas polisi. Sementara pelaku tewas dengan kondisi bagian perut

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: