Orang Kaya AS Mulai Ragu akan Pemulihan Ekonomi

khabarislam.wordpress.com. New York – Setelah dua bulan terakhir ada perkembangan, tingkat kepercayaan orang kaya Amerika Serikat (AS) terhadap ekonomi dan tingkat tenaga kerja mulai pudar.

Seperti dilansir dari CNBC, Sabtu (2/6/2012), sebanyak 45% dari warga AS dengan tingkat penghasilan lebih dari US$ 100.000 per tahun masih optimistis dengan ekonomi AS, turun 5% dari bulan Maret.

Meski masih banyak orang kaya yang percaya akan ekonomi AS, ternyata lebih banyak lagi yang menilai ekonomi AS dalam arah yang salah dan belum bisa pulih dalam dua tahun ke depan.

Biro Riset Ekonomi Nasional AS menyatakan masa resesi sudah berakhir pada Juni 2009 lalu, tapi 39% berpikir lemahnya ekonomi ini baru akan rampung di akhir 2014 nanti. Bahkan, 15% menilai resesi tidak akan pernah berakhir.

Survey ini dilakukan oleh Mendelsohn Affluent Barometer menggunakan data April 2012 yang meliputi riset di gaya hidup, pola belanja dan pengumpulan informasi oleh orang-orang kaya AS masa kini.

Sebanyak 50% menyatakan ekonomi masih menjadi pusat perhatian utamanya (naik 6% dari Maret). Sekitar 69% menyatakan pertumbuhan tenaga kerja akan menjadi faktor paling penting dalam ekonomi (naik 3% dari Maret).

Sedangkan 40% menilai Wall Street masih akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi AS (naik 11% dari Maret).

Makin tinggi penghasilan, maka Anda akan semakin optimistis. Dua pertiga orang dewasa dengan penghasilan US$ 250.000 per tahun berpikir punya masa depan yang lebih cerah, naik 6% dari perhitungan sebelumnya.

Sementara untuk mereka dengan penghasilan di bawah itu masih berharap banyak dari investasi, terutama di instrumen emas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: