Serangan Drone di Pakistan Memasuki Hari Ketiga Berturut-turut

khabarislam.wordpress.com. Serangan Drone AS membunuh hingga 17 orang di utara Waziristan,yang merupakan serangan dalam tiga hari berturut-turut di Pakistan.

Menurut sumber keamanan, AS melancarkan empat rudal dari pesawat Drone dan telah menewaskan hingga 17 orang di Pakistan barat laut,  meningkatkan ketegangan hubungan antara Washington dan Islamabad.

Operasi itu menargetkan sebuah dusun di Waziristan Utara pada hari Senin, yang dianggap wilayah penghubung bagi al-Qaeda dan para pejuang Taliban melancarkan pemberontakan di kedua sisi perbatasan Afghanistan-Pakistan.

Serangan serupa selama seminggu menewaskan dua belas orang. Pada hari Minggu, 10 tersangka militan tewas di Mana Raghzai, sebuah desa di Waziristan Selatan.  Keluarga korban berkumpul untuk melakukan sholat jenazah bagi seorang komandan militan yang tewas pada serangan hari Sabtu.

Muhammad Nawaz, seorang tetua suku di Waziristan Utara mengatakan ada peningkatan serangan drone dimana “rakyat merasa diteror karena kami sering mendengar suara pesawat drone di langit. Para militan sangat marah dengan serangan-serangan  rudal itu,” katanya.

Pakistan memetakan sebuah peta A yang menunjukkan daerah-daerah suku Pakistan, tempat serangan pesawat itu dikonsetrasikan.

Seorang pejabat intelejen Pakistan mengatakan ada laporan bahwa ada beberapa militan Uzbek di antara yang tewas, tapi tidak bisa memastikan dengan identifikasi karena mayatnya hangus.

Frekuensi serangan drone mencapai puncaknya tahun 2010, tetapi diaktifkan terutama sejak konferensi NATO di Chicago bulan lalu yang gagal membujuk Pakistan untuk membuka kembali perbatasannya bagi lalu lintas suplai pasukan NATO. Antrian panjang pasokan ke Afghanistan telah terputus selama enam bulan. Menteri Pertahanan Amerika, Leon Panetta, menggambarkan kondisi diplomatik antara Washington dan Islamabad sebagai “naik turun”,  dan menyatakan “ini merupakan salah satu hubungan yang paling rumit yang kita miliki”.

Bill Roggio, seorang analis yang mengelola situs Long War Journal, mengatakan serangan-serangan tersebut  menekankan “betapa buruknya hubungan Pakistan dan AS saat ini”. “Kedelapan serangan terakhir terjadi setelah pertemuan puncak NATO,” katanya. “Serangan itu dihentikan dalam upaya membujuk Pakistan untuk membuka kembali jalur pasokan tetapi ketika Pakistan tidak melakukannya,  AS mengaktifkan serangan kembali.”

Sebelum gencarnya serangan drone ini, pemerintahan Obama pernah menghentikannya setelah dilakukan lobi dari para diplomat, terutama duta besar AS di Islamabad, yang berpendapat bahwa program CIA itu mencegah kedua belah pihak untuk menjauhi perbedaan. Pakistan menutup perbatasannya bagi pasokan kendaraan NATO pada bulan November setelah pasukan AS membunuh 24 tentara Pakistan dalam suatu insiden perbatasan. Meskipun ada tanda-tanda bahwa Islamabad akan patuh, namun Pakistan terus menuntut permintaan maaf atas pembunuhan tentaranya, dan mengakhiri serangan pesawat tak berawak hingga keharusan bagi NATO untuk membayar tarif yang jauh lebih mahal bagi biaya yang dikeluarkan untuk memindahkan kargo-kargo di wilayah Pakistan sebagai syarat untuk membuka kembali jalur pasokan tersebut.

Peningkatan jumlah serangan drone dilakukan saat Asisten Menteri Pertahanan AS, Peter Lavoy, bersiap mengunjungi Islamabad dalam upaya membujuk Pakistan untuk mengakhiri blokade. Koran Pakistan, Dawn, hari Senin melaporkan bahwa AS akhirnya setuju untuk membayar $ 1,8 miliar sebagai imbalan atas upayanya memerangi kaum militan di sepanjang perbatasan wilayah barat.

Kedua belah pihak kehabisan waktu untuk menyelesaikan negosiasi mengenai pasokan NATO saat Kongres AS, yang melakukan reses pada musim panas tanggal 4 Juli, hingga butuh dua minggu untuk menyetujui kesepakatan baru.

Di wilayah perbatasan sebagian orang setuju bahwa Pakistan pantas dihukum AS karena sikap kerasnya. Mir Nawaz, seorang anggota  suku ,mengatakan bahwa AS terus menekan militan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: