HTI: Ateis dan Komunis Sebuah Kemungkaran Kenapa dibolehkan

khabarislam.wordpress.com.  Jakarta- “Pernyataan itu tidak layak keluar dari lisan seorang Muslim. Tidak bisa diterima akal sehat orang yang mengaku berimana kepada Allah Swt, membolehkan penganut atheisme dan komunisme atas dasar HAM,” ujar Rokhmat S Labib, Kamis (12/7) kepada mediaumat.com di Jakarta menanggapi pernyataan Mahfidz MD. Sebagaimana diberitakan, Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyatakan, keberadaan golongan penganut atheis dan komunis di Indonesia diperbolehkan.  Hal tersebut mengacu pada konstitusi bahwa kebebasan harus dianggap setara.

Menurut Rokhmat, di samping tidak layak, pernyataan ini juga sangat berbahaya. Sebab, ketika para penganut atheisme-komunisme diperbolehkan atas dasar HAM dan kebebasan, maka mereka akan menuntut hak-haknya sebagaimana warga yang beragama. Contohnya, jika di sekolah ada pelajaran agama bagi siswa yang beragama, maka penganut atheisme juga bisa menuntut diberikan pelajaran atheisme bagi mereka. Karena dianggap sebagai hak, negara harus melayani mereka. Negara harus menyediakan guru-guru dan pelajaran atheis. “Coba, apa tidak berbahaya?” ujar ketua DPP HTI itu.

“Atas dasar kebebasan dan kesetaraan, mereka juga bisa menuntut hak-hak lainnya. Bedjo Untung , seorang ex-underbouw PKI, misalnya, langsung meminta agar pernyataan Mahfudz itu diimplementasikan dalam bentuk tidak perlunya mencantumkan agama di KTP,” katanya lagi.

“Tentu masih ada banyak implikasi berikutnya. Karena dianggap legal dan setara, tidak boleh ada larangan bagi penganut atheisme menjadi pejabat penting, bahkan menjadi presiden. Ketika itu terjadi, maka atheisme-komunis akan semakin tersebar dan berkembang luas. “Itu jelas mengundang murka Allah,” Tegas Rokhmat.

Rokhmat juga menegaskan, “Semestinya, Pak Mahfudz sadar. Pangkal utama kerusakan dan krisis di negeri adalah karena menerapkan kapitalisme-kiberalisme, Demokras, HAM, dan ide kufur lainnya. Semua ide kufur itulah yang terbukti menjadi bang aneka kerusakan. Karena itu, semua ide dan sistem itu harus dicampakkan dan dibuang jauh-jauh. Sebagai gantinya, terapkan Islam secara kaffah. Bukan malah sebaliknya. Semakin menambah daftar ide kufur yang dilegalkan.”

“Maka, kami mengingatkan kepada Pak Mahfudz untuk mencabut pernyataannya dan segera bertaubat. Ingatlah, semua ucapan yang keluar dari lisan kita akan dimintai pertanggungjawaban Allah Swt di akhirat kelak.” imbuhnya.

3 Tanggapan to “HTI: Ateis dan Komunis Sebuah Kemungkaran Kenapa dibolehkan”

  1. Buat yang aktif menulis dan ingin berbagi informasi tentang peristiwa di seputar Anda. Portal Berita Jurnalisme Publik | EKSPOSRAKYAT.com mengundang Anda untuk menjadi Kontributor.
    Silahkan kunjungi Portal Berita Jurnalisme Publik

  2. menyebalkan, sudah berapa kali Pak Mahfudz ini mengetok palu tanda setuju terhadap hukum-hukum positif yang bernada liberal. sekarang ditambah atheisme yang diperbolehkan yang jelas2 bertentangan dengan Pancasila yang katanya dianggap sebagai ideologi negara. kl sudah begitu jangan2 Indonesia sudah tak berideologi lagi dong!

  3. Wahid Muslim Says:

    Memang pak mahfudz kadang-kadang juga cara berpikirnya. . .

    Sangat disayangkan orang secerdas dia jadi liberal, tobat pak. Gunakan akalmu untuk tunduk kepada Allah, bukan untuk membuat Allah murka dengan dukungan terhadap kemungkaran lewat ketukan palumu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: