Penerapan Demokrasi Sekuler Penyebab Utama Korupsi

khabarislam.wordpress.com. Memang gaji kecil bisa jadi salah satu faktor korupsi, namun Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto menilai fakta lebih banyak menunjukkan faktor lain. “Jadi korupsi terjadi lebih karena tiadanya teladan pemimpin, penegakan hukum yang lemah dan sistem demokrasi sekuler!” tegasnya kepada mediaumat.com, Jum’at (12/10) melalui pesan singkat.

Menurutnya, meskipun bergaji besar tapi tanpa adanya ketakwaan individu, keteladanan pemimpin, penegakkan hukum yang kuat dan diterapkannya syariah Islam secara kaaffah maka korupsi akan tetap marak.

“Fakta membuktikan bahwa korupsi di negeri ini, apalagi mega korupsi seperti Skandal Century, dilakukan oleh pejabat tinggi dan para politisi yang mestinya gajinya sudah lebih dari cukup,” pungkasnya.

Sebelumnya Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna mengakui polisi mudah tersandung korupsi karena gaji yang kecil.

2 Tanggapan to “Penerapan Demokrasi Sekuler Penyebab Utama Korupsi”

  1. Sudah saatnya teman-teman yang memperjuangankan cita ideal Islam memulai langkahnya dengan terjangan ilmiah. Saudaraku apa kurang cukup bukti di dunia nyata ini, bukan di surga atau nirwana tetapi sekali lagi di dunia ini bahwa solusi buat sebuah masyarakat adalah dengan kita melahirkan sebuah “sistem” yang dapat merubah keadaan bukan sistem yang melulu menjual khotbah moral mengajak kesalehan individu. Saya dapat memberikan kepada saudaraku ratusan bukti perjalanan negara-negara yang minim korupsi tetapi sama sekali tidak mengenal Islam dan bahkan tidak percaya Tuhan yang anda percaya, jikalau anda menginginkannya.

    Masalah korupsi tidak ada kaitan dengan sekuler atau tidak, seperti Amerika Serikat sampai sekarang agama tetap hidup bahkan beberapa menunjukkan bentuk-bentuknya yang ekstrim. Intinya Sekulerisme tidak akan pernah menjadi penyebab hilangnya agama di dalam masyarakat, justru melalui sekulerisme maka agama akan benar-benar bebas. Perlu diingat bahwa kebebasan agama di dalam sekulerisme tidak pula menjadikan Etika agama hidup dalam masyarakat atau sebaliknya mati. Bukanlah sekulerisme atau negara agama yang menyebabkan mati atau hidupnya hati nurani, moral, etika agama tetapi semata sistem kondisi yang secara jelas ditunjukkan melalui ekonomi negara itu yang dinyatakan dalam bangunan hukumnya, yaitu dalam Undang-Undang, Lembaga dan Prosesnya.

    Manusia hanya menjadi manusiawi jikalau keadaannya menyenangkan baginya untuk manusiawi, jikalau keadaannya tidak manusiawi sebesar apapun ajakan kita, dia tidak akan mampu hidup secara manusiawi sekalipun dia ingin manusiawi. Jikalau saudaraku dilahirkan dalam lingkungan penyamun maka saya berani bertaruh saudaraku seara positif akan menjadi penyamun yang handal dan secara negatif akan menjadi penyamun pecundang, karena apa? karena saudaraku hidup dalam dunia penyamun bukan di surga. Islam harus dapat menjawab tantangan nyata. Yaitu apa sistem ekonomi yang ditawarkan Islam? bukan melulu meletakkan kesalehan individu sebagai solusi dengan janji surga yang sampai detik ini tidak pernah terbukti. Alhasil jikalau saudaraku tidak mau merubah itu maka seruan selesai sampai seruan, namun keadaan tetap neraka dan seruan tadi hanya tinggal di surga.

  2. Jangan saudaraku karena kesengsaraan bangsa dan umat kita di bawah kapitalisme berbahasa Inggris membuat kita lari kepada kapitalisme berbahasa Arab dengan ekonomi Syariah. Jangan kita karena kesengsaraan dunia nyata kita saat ini kita mencari dasar perjuangan kita dari kondisi non material kehidupan kita menuju dunia fantasi. Kita harus tetap menari jawaban atas kesengsaraan kita dari kondisi material kehidupan. Lihatalah fakta dan keadaan terlebih dahulu baru kita membangun ide jangan kita bangun dulu ide baru menterjemahkan fakta dan keadaan sesuai ide itu. Ini penting agar pembebasan kemerdekaan kita dari kapitalisme dan anak kandungnya korupsi dapat dilakukan. Ini menjadi penting juga buat alat analisis kita tentang korupsi. Amerika tidak mempraktikkan korupsi seperti kita yang individual tetapi kolektif legal, faktanya adalah penghisapa di negara bodoh dan miskin seperti kita dan timur tengah juga afrika hasilnya adalah kekacauan di negara-negara itu yang sebenarnya menguntungkan Amerika.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: