Polri: Pengendara di Bawah Umur tidak Dibenarkan

khabarislam.wordpress.com. JAKARTA — Kecelakaan maut yang menewaskan enam orang dan melukai belasan jiwa di Tol Jagorawi menjadi perhatian Mabes Polri. Kasus yang turut menimpa putra bungsu Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani alias Dul ini pun akan diproses secara hukum.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengungkapkan, sangat riskan membiarkan remaja di bawah umur membawa kendaraan. “Itu sama sekali tidak dibenarkan. Semua kesadaran berkendara secara aman akan tumbuh di usia matang,”ungkap Boy saat dihubungi, Ahad (8/9). 

Boy mengungkapkan, sangat beresiko untuk membiarkan seorang anak yang belum berusia 17 tahun berkendara. Baik roda empat ataupun roda dua. Oleh karena itu, Boy meminta kepada orang tua untuk mengawasi putra-putrinya untuk tidak berkendara sebelum mencapai usia yang ditentukan.

“Hal tersebut tentu menjadi bentuk pencegahan dini sehingga tujuan berlalulintas yang teratur dan sesuai undang-undang dapat tercapai,”ujarnya.

Polda Metro Jaya pun memastikan Dul bakal diproses secara hukum.”Dia (Dul) kena Pasal 310 UU Lantas (Lalu Lintas) karena lalai,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Ahad (8/9).

Rikwanto menuturkan Dul bakalan dijerat Pasal 310 Ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman penjara enam tahun.

Tanggung Jawab Orang Tua

Kasus kecelakaan ini, memperlihatkan bagaimana kondisi masyarakat hari ini. Dul, yang diduga menjadi pemicu terjadinya tragedi kecelakaan maut ini tidak sepatutnya mengendarai mobil. Apalagi fakta yang terjadi, kejadian berlangsung waktu malam hari. Siapa yang disalahkan? Tentu, tanggung jawab orang tua harus kembali. mengingat jalan Tol dan di waktu malam hari, seorang anak yang masih labil diperbolehkan mengendarai mobil.

Inilah bentuk Komersialisasi dan akibat kebebasan berlebihan. Sistem Kapitalisme mengajarkan orang tua membiarkan anaknya tumbuh dan berkembang dengan kebebasan yang bersendi pada barat.

(REPUBLIKA.CO.ID/ZRP )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: