Kenapa Ulama Nusantara Jadi Guru Ulama Arab? Inilah Jawaban Ulama Mesir

Kenapa Ulama Nusantara Jadi Guru Ulama Arab? Inilah Jawaban Ulama Mesirkhabarislam.wordpress.com. Dr. Mahmud Said Mamduh, ulama Mesir yang lama belajar di Makkah menyebutkan sebab kenapa orang-orang Arab menjadikan ulama Nusantara yang tinggal di Makkah sebagai guru.

“Di Makkah banyak juga ulama dari India dan Bukhara dimana mereka mengajar dengan logat negeri mereka masing-masing. Bagi mereka yang menggunakan bahasa lokal maka ia hanya mengajar orang-orang yang berasal dari negerinya, namun bagi yang mengajar dengan bahasa Arab fasih, maka semua orang akan berkumpul untuk belajar kepadanya.” Demikian penjelasan murid dari Al Musnid Syeikh Yasin Al Fadani ini saat ditemui Hidayatullah.com di kediamannya di Nasr City Kairo.

Penulis kitab biografi para ulama Makkah yang berjudul Tasynif Al ‘Asma’ ini juga memberikan contoh semisal Syeikh Abdul Fattah Rawa penulis kitab haji Al Ifshah,”Beliau ulama yang cukup pandai dari keturunan Jawiyin tapi mengajar dengan bahasa Arab fasih, sehingga orang-orang Arab berkumpul untuk belajar kepadanya”.

Ulama pakar hadits ini juga menyampaikan bahwa hal yang sama terjadi kepada ulama Nusantara lainnya semisal Syeikh Yasin Al Fadani, Syeikh Abdul Hamid Kudus, Syeikh Abdul Muhsin Al Musawa, Syeikh Zakariya Bila, dimana mereka menyampaikan ilmu dalam bahasa Arab hingga orang-orang Arab pun tertarik bergabung dalam majelis mereka.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: