Pada Mahal, Banyak Warga Menyesal Pilih Jokowi

semua-mahal-banyak-warga-menyesal-pilih-jokowikhabarislam.wordpress.com. Depok, Ribuan ibu rumah tangga terlihat mengantre berjam – jam di Kantor Pos Indonesia Jalan Rambutan, Depok, Jawa Barat, demi uang tunai Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) Rp 400 ribu.

Nur (48), seorang warga Pancoranmas, mengatakan, sangat membutuhkan dana tersebut. “Sekarang semua mahal, apa-apa mahal, cabai juga mahal,” ungkapnya di lokasi, Senin (24/11).

Kata Nur, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), membuat hidup semakin sulit. Seluruh biaya kebutuhan hampir dipastikan melonjak, pasca kenaikan BBM. “Banyak warga yang menyesal pilih Jokowi,” ujarnya.

Warga lainnya, Daryono, mengatakan uang Rp 400 ribu yang dibagikan pemerintah akan habis dalam sekejap. “Paling cuma cukup tiga hari langsung habis, buat anak biaya ongkos sekolah, istri belanja,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Depok Oman Mulyana mengatakan hari ini pembayaran dilakukan sebanyak tujuh titik pelayanan di Jalan Sentosa, Kantor Pos Perumnas Satu, Kantor Pos Pancoran Mas, Kantor Pos Depok Timur, Kantor Pos Cimanggis, Kantor Pos Sawangan dan Kantor Pos Cinere.

Dalam mengantisipasi penumpukan RTS maka pihak kantor pos membagi dalam dua hari agar tidak menjadi penumpukan.

“Untuk pengambilan Dana Bantuan Langsung Tunai ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dana tersebut akan tersimpan di dalam rekening giro pos masing-masing si penerima. Beda dengan tahun lalu, yang dikembalikan ke pemerintah bila tidak diambil,” tegas Oman.[]ma/oz/di.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: