MUI : Tidak Ada Manfaat Menghina Sahabat Nabi

MUIkhabarislam.wordpress.com.  JAKARTA – Ketua Bidang Kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menilai tidak ada gunanya menghina sahabat Rasulullah SAW. Ia bahkan menganggap upaya tersebut sebagai bentuk ketidakwarasan berpikir. Hal ini menanggapi beredarnya buku LKS yang menghina sahabat Nabi, Umar bin Khattab.

“Umar bin Khattab adalah sahabat Nabi yang sudah wafat. Ia juga sahabat Nabi yang dijamin masuk surga. Bagi kita tentu tak ada manfaatnya untuk menghina orang yang sudah pulang ke rahmatullah kecuali memiliki niat untuk menghina orang yang mengikuti Rasul,” ujar Cholil ketika dihubungi Republika, Senin (30/3).

Cholil menambahkan, orang yang menghina kepercayaan orang lain dilarang dalam Islam. Selain itu, kata Cholil, dalam undang-undang juga dilarang menodai agama.

Cholil menganggap ada unsur ketidakberesan dalam psikologis pembuat LKS tersebut. Ia pun meminta agar ada pemeriksaan kejiwaan pada orang atau kelompok tertentu.

“Jadi kalau memang orang biasa tanpa ada motif tertentu berarti ada ketidakwarasan. Tapi kalau punya motif berarti ia ingin mengadu domba,” ujar Cholil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: